Persaingan ponsel 5G murah di India akan mendapat penantang baru saat seri Moto G37 meluncur pada 19 Mei. Sorotan terbesarnya ada pada Moto G37 Power, yang membawa baterai 7.000mAh dan langsung menempatkannya sebagai opsi paling menarik di kelas budget.
Motorola tampaknya tidak ingin masuk pasar ini dengan pendekatan yang rumit. Fokus seri G37 justru ada pada pemakaian harian yang stabil, multitasking yang lancar, serta daya tahan yang cukup panjang untuk pengguna yang aktif sepanjang hari.
Dua model dengan sasaran berbeda
Seri ini akan hadir dalam dua varian, yaitu Moto G37 dan Moto G37 Power. Di sejumlah listing, model Power juga disebut sebagai G37 Pro, meski identitas utamanya tetap mengarah pada varian dengan baterai terbesar.
Moto G37 reguler diposisikan sebagai pilihan yang lebih seimbang antara harga dan spesifikasi. Sementara itu, Moto G37 Power ditujukan untuk pengguna yang lebih sering bepergian, menonton konten lebih lama, atau ingin lebih jarang mencari colokan listrik.
Baterai jadi pembeda utama
Perbedaan paling jelas ada di sektor daya. Moto G37 Power disebut memakai baterai 7.000mAh dengan pengisian cepat 30W, sedangkan Moto G37 standar membawa baterai 5.200mAh dengan pengisian 20W.
Selisih kapasitas itu membuat varian Power terlihat lebih menonjol di tengah persaingan ponsel 5G terjangkau. Motorola juga diperkirakan akan menonjolkan daya tahan baterai dan durabilitas saat peluncuran resminya berlangsung.
Spesifikasi inti dibuat seragam
Di luar sektor baterai, kedua ponsel disebut membawa layar LCD HD+ 6,67 inci dengan refresh rate 120Hz. Kombinasi ini membuat keduanya terlihat diarahkan untuk pengalaman visual yang nyaman saat dipakai sehari-hari, termasuk untuk media sosial dan streaming.
Untuk dapur pacu, Moto G37 dikabarkan memakai MediaTek Dimensity 6300. Moto G37 Power disebut menggunakan MediaTek Dimensity 6400 yang diposisikan untuk efisiensi lebih baik.
Kamera pada keduanya juga dibuat sama. Motorla disebut membekali kamera utama belakang 50MP dan kamera depan 8MP pada dua model tersebut.
Perangkat lunak dan fitur pendukung
Kedua ponsel diperkirakan langsung berjalan dengan Android 16 dan antarmuka Hello UI. Keduanya juga disebut akan mendapat upgrade ke Android 17 dan pembaruan keamanan selama tiga tahun.
Pendekatan perangkat lunak Motorola yang dekat dengan Android murni tetap dipertahankan. Hal ini biasanya menarik bagi pembeli yang menginginkan tampilan lebih bersih dengan aplikasi bawaan yang lebih sedikit.
Selain itu, ada sejumlah fitur yang membuat seri ini terlihat cukup lengkap untuk kelasnya. Keduanya disebut membawa rating IP64, sertifikasi ketahanan MIL-STD-810H, speaker stereo, dan dukungan Dolby Atmos.
Harga dan ketersediaan
Moto G37 diperkirakan hadir di kisaran ₹12,000 hingga ₹14,000. Moto G37 Power diproyeksikan berada di rentang ₹14,000 hingga ₹16,000, dengan selisih yang ditopang oleh baterai lebih besar dan tuning performa yang sedikit lebih baik.
Keduanya akan dijual melalui Flipkart, situs resmi Motorola India, dan toko ritel offline. Setelah peluncuran, pre-order diperkirakan langsung dibuka lewat kanal online dan resmi tersebut.
Motorola juga disebut menyiapkan penawaran awal seperti promo bank, bonus tukar tambah, opsi no-cost EMI, dan bundling terbatas selama stok masih tersedia. Dengan kombinasi harga terjangkau, software yang relatif bersih, dan daya tahan baterai yang kuat, seri Moto G37 diposisikan untuk bersaing ketat di pasar 5G budget India.
Source: sundayguardianlive.com