Baterai berkapasitas besar tampaknya akan menjadi salah satu kartu utama Vivo di kelas flagship berikutnya. Nama Vivo X500 Pro Max kini sudah tercatat di basis data IMEI, dan sinyal itu memperkuat arah bahwa perangkat tersebut sedang mendekati tahap peluncuran.
Kemunculan model ini juga menarik karena melengkapi jajaran X500 yang sebelumnya sudah terlihat lewat Vivo X500e, Vivo X500, dan Vivo X500 Pro. Di antara susunan tersebut, posisi Pro Max tampak disiapkan sebagai model paling tinggi sebelum varian Ultra hadir belakangan.
Posisi paling tinggi sebelum Ultra
Penamaan yang beredar menunjukkan strategi yang cukup jelas dari Vivo untuk keluarga X500. X500 Pro Max disebut akan ditempatkan di atas X500 Pro, sehingga perannya bisa menjadi andalan utama seri ini dalam waktu yang lebih dekat.
Sejumlah laporan industri menyebut varian Ultra dari lini ini baru diperkirakan meluncur pada paruh pertama 2027. Artinya, X500 Pro Max berpotensi mengisi ruang flagship tertinggi sebelum jenjang Ultra benar-benar datang ke pasar.
Seri Vivo X500 sendiri juga disebut dijadwalkan meluncur pada September 2026. Meski begitu, belum ada kepastian resmi apakah Vivo akan memperkenalkan seluruh model secara bersamaan atau merilisnya bertahap sesuai strategi tiap wilayah.
Fokus besar pada sektor kamera
Di balik nama Pro Max, sorotan utama tampaknya tetap datang dari kemampuan kamera. Seluruh jajaran Vivo X500 dikabarkan sedang diuji dengan peningkatan besar pada sistem imaging, dan tiga model utamanya disebut membawa kamera utama 50 megapiksel dengan sensor sekitar 1/1,28 inci.
Ukuran sensor seperti ini umumnya membantu menangkap cahaya lebih banyak. Dampaknya, hasil foto malam bisa lebih baik, detail lebih terjaga, dan rentang dinamis terasa lebih luas.
Sejumlah laporan industri menyebut sensor tersebut kemungkinan adalah Sony LYT-838. Sensor ini dikabarkan menjadi generasi baru dari Sony Semiconductor yang ditujukan untuk smartphone flagship dengan kemampuan computational imaging lebih tinggi.
Untuk Vivo X500 Pro dan Vivo X500 Pro Max, teknologi LOFIC atau Lateral Overflow Integration Capacitor juga disebut ikut dibawa. Teknologi ini dirancang untuk memperluas dynamic range, terutama saat memotret dalam kondisi backlight atau pada area dengan kontras tinggi.
Dalam praktiknya, LOFIC membantu detail di area terang agar tidak cepat overexposure. Teknologi ini juga membantu area gelap tetap terbaca, sehingga pemrosesan HDR real-time bisa bekerja lebih efektif.
Layar besar, chipset baru, dan daya tahan ekstra
Selain kamera, Vivo X500 Pro Max dikabarkan mendapat peningkatan besar pada layar dan daya tahan baterai. Perangkat ini disebut memakai panel AMOLED 6,9 inci dengan resolusi 2K dan refresh rate tinggi.
Untuk performa, ponsel ini dikabarkan akan ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9600 series yang belum diumumkan secara resmi. Kombinasi tersebut menempatkan X500 Pro Max sebagai perangkat premium yang diarahkan untuk kinerja kelas atas.
Detail yang paling menyita perhatian datang dari kapasitas baterainya. Vivo X500 Pro Max disebut membawa baterai di kisaran 7.000mAh, angka yang tergolong besar untuk kelas flagship premium.
Jika benar hadir, kapasitas sebesar itu menunjukkan arah baru di pasar Android yang mulai menyeimbangkan performa tinggi dengan daya tahan lebih panjang. Vivo juga dikabarkan menyiapkan pengisian cepat 100W lewat kabel serta dukungan wireless charging.
Sinyal baru di persaingan flagship
Vivo selama ini dikenal konsisten membangun identitas seri X sebagai lini fotografi premium. Perusahaan juga mempertahankan kolaborasi teknologi imaging bersama Zeiss pada sejumlah flagship sebelumnya, termasuk Vivo X100 dan X200 series.
Namun, belum ada informasi resmi apakah kemitraan itu akan kembali dipakai di seri X500. Di saat yang sama, persaingan flagship Android juga makin ketat karena banyak merek mendorong sensor kamera yang lebih besar dan teknologi computational photography yang lebih maju.
Xiaomi, Oppo, dan Honor menjadi sebagian pesaing yang ikut menggarap arah serupa. Karena itu, kemunculan Vivo X500 Pro Max di basis data IMEI menjadi tanda awal bahwa Vivo sedang menyiapkan amunisi baru untuk pertarungan di kelas premium.
Source: selular.id