Yang membuat Xiaomi 17T Series cepat mencuri perhatian bukan hanya karena statusnya sebagai lini baru, tetapi karena paket fitur yang dibawanya terasa agresif untuk kelas flagship. Di dalamnya, ada kamera Leica 5x, baterai besar, dan layar terang yang langsung menempatkannya sebagai seri yang ditujukan untuk pengguna aktif membuat foto dan video.
Di Indonesia, kehadiran Xiaomi 17T Series juga sudah punya jadwal pasti. Xiaomi memastikan Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro masuk ke Tanah Air pada 2 Juni 2026, sehingga pasar lokal tinggal menunggu harga resminya diumumkan saat peluncuran nasional.
Fokus besar ada pada kamera Leica
Xiaomi menempatkan sektor imaging sebagai nilai jual utama pada dua model ini. Keduanya sama-sama membawa kamera utama 50 MP, tetapi Xiaomi 17T Pro memakai sensor ultra-besar 1/1,31 inci, sedangkan Xiaomi 17T reguler menggunakan sensor 1/1,55 inci.
Keduanya juga memakai desain optik Leica UltraPure dengan struktur lensa hybrid 1G + 6P. Kombinasi ini diarahkan untuk menghasilkan foto yang lebih tajam dan jernih dalam berbagai kondisi pemotretan.
Daya tarik lain datang dari kamera telefoto. Xiaomi membekali Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro dengan Leica 5x Telephoto 50 MP yang sudah dilengkapi OIS, mendukung makro dari jarak 30 cm, pembesaran setara optik 10x, serta hingga 120x AI Ultra Zoom.
Xiaomi juga menambahkan Leica Live Moment pada kedua perangkat. Fitur ini ditujukan untuk menangkap gambar bergerak dengan tampilan yang lebih dinamis dan warna khas Leica yang lebih estetis.
Video dan performa dibuat berbeda untuk dua model
Untuk kebutuhan video, Xiaomi memberi porsi lebih besar pada varian Pro. Xiaomi 17T Pro mendukung perekaman video sinematik 4K 60 fps dengan efek bokeh latar yang natural.
Di sisi dapur pacu, Xiaomi 17T Pro mengandalkan MediaTek Dimensity 9500 dengan fabrikasi 3 nm. Sementara itu, Xiaomi 17T memakai MediaTek Dimensity 8500-Ultra dengan fabrikasi 4 nm.
Perbedaan ini menunjukkan arah pemisahan kelas yang jelas antara model reguler dan Pro. Xiaomi 17T Pro tampak disiapkan untuk pengguna yang ingin tenaga lebih tinggi, sedangkan Xiaomi 17T menawarkan pendekatan yang tetap kencang dengan bodi yang lebih ringkas dan ringan.
Baterai jumbo jadi penopang utama
Xiaomi juga membawa teknologi baterai generasi baru berbahan silikon karbon ke seri ini. Teknologi tersebut dipilih karena menawarkan kepadatan energi yang lebih tinggi untuk penggunaan intensif.
Kapasitas terbesar ada pada Xiaomi 17T Pro dengan baterai 7.000 mAh. Xiaomi menyebut kapasitas itu naik 27% dari generasi sebelumnya dan diklaim mampu bertahan hingga 1,88 hari.
Dukungan pengisian dayanya ikut dibuat agresif. Xiaomi 17T Pro mendukung HyperCharge kabel 100W dan pengisian nirkabel 50W, sedangkan Xiaomi 17T standar membawa baterai 6.500 mAh dengan pengisian cepat 67W.
Layar cerah dan ramah mata
Kedua model memakai panel AMOLED beresolusi 1.5K. Xiaomi mengklaim tingkat kecerahan puncaknya mencapai 3.500 nits, yang berguna untuk visibilitas di luar ruangan.
Perbedaan refresh rate juga menjadi pembeda yang cukup jelas. Xiaomi 17T Pro menawarkan hingga 144Hz, sementara Xiaomi 17T reguler sampai 120Hz.
Xiaomi turut menonjolkan bezel yang sangat tipis pada seri ini. Di Xiaomi 17T Pro, teknologi pengemasan LIPO memungkinkan bezel simetris hanya 1,29 mm di keempat sisi.
Selain itu, seri ini membawa fokus besar pada perlindungan mata. Xiaomi Vision Care membuat Xiaomi 17T Series menjadi smartphone pertama yang meraih empat sertifikasi perlindungan mata sekaligus dari TÜV Rheinland.
Sistem tersebut memungkinkan layar menyesuaikan kondisi cahaya sekitar secara otomatis. Tujuannya untuk mengurangi kelelahan mata, meminimalkan cahaya biru, dan menghilangkan efek kedipan atau flicker.
Harga global dan pilihan warna sudah dibuka
Untuk pasar global, Xiaomi 17T Pro dijual mulai EUR 899 untuk varian 12/256GB. Xiaomi 17T dijual mulai EUR 749 untuk varian 12/256GB.
Pilihan warna juga sudah diumumkan untuk masing-masing model. Xiaomi 17T Pro hadir dalam Deep Blue, Deep Violet, dan Black, sedangkan Xiaomi 17T tersedia dalam Violet, Opal White, Blue, dan Black.
Di Indonesia, harga resmi belum diumumkan dan baru akan dibuka saat peluncuran nasional pada 2 Juni 2026. Dengan kombinasi kamera Leica 5x, baterai 7.000 mAh, layar terang, dan performa tinggi, seri ini berpotensi menjadi salah satu flagship yang paling menarik saat hadir di pasar lokal.
Source: inet.detik.com




