Baterai 7.000+ mAh dan Bodi Tipis, Vivo X Fold6 Siap Mengubah Standar Ponsel Lipat

Bocoran Vivo X Fold6 justru paling menarik bukan karena satu fitur tunggal, melainkan karena kombinasi yang jarang muncul pada ponsel lipat. Perangkat ini disebut membawa baterai 7.000+ mAh sambil tetap mempertahankan bodi yang tipis dan ringan.

Di kelas foldable, dua hal itu biasanya sulit berjalan bersama tanpa kompromi. Karena itu, X Fold6 langsung mencuri perhatian saat kabar terbarunya mulai beredar, apalagi arah peluncurannya juga disebut lebih cepat dari perkiraan dan kini mengarah ke akhir Juni 2026 di China.

Baterai besar jadi sorotan utama

Informasi dari tipster Digital Chat Station menempatkan baterai sebagai nilai jual paling menonjol pada Vivo X Fold6. Kapasitas 7.000+ mAh tergolong sangat besar untuk ponsel lipat, sehingga perangkat ini diposisikan untuk menawarkan daya tahan pakai harian yang lebih panjang.

Sorotan itu penting karena banyak foldable masih harus menyesuaikan ruang internal untuk menjaga desain tetap nyaman. Pada X Fold6, Vivo tampaknya ingin membuktikan bahwa kapasitas besar tidak harus selalu membuat perangkat menjadi tebal atau berat.

Meski besar, desainnya tetap dijaga ramping

Bocoran yang sama menyebut tubuh Vivo X Fold6 tetap tipis dan ringan. Kombinasi ini membuatnya menarik bukan hanya untuk pengguna yang mengejar daya, tetapi juga bagi mereka yang memperhatikan kenyamanan saat membawa ponsel lipat.

Perangkat ini juga dikabarkan memakai modul kamera belakang berbentuk lingkaran besar. Dari sisi visual, elemen tersebut akan memberi identitas yang cukup berbeda dibanding banyak foldable lain di pasaran.

Unit rekayasa yang beredar dilaporkan lebih banyak tampil dalam warna putih. Meski begitu, keberadaan pilihan warna lain masih mungkin menyusul saat peluncuran resmi.

Dimensity 9500 ikut memperkuat posisinya

Selain daya, sektor performa juga ikut naik kelas. Vivo X Fold6 disebut akan mengandalkan Dimensity 9500 sebagai otak utama, sebuah langkah yang menunjukkan bahwa model ini disiapkan sebagai flagship baru yang serius.

Penggunaan chipset tersebut memberi sinyal adanya lompatan performa yang cukup besar dibanding generasi sebelumnya. Vivo tampaknya ingin menempatkan X Fold6 bukan hanya sebagai ponsel lipat yang menarik dari sisi desain, tetapi juga sebagai perangkat premium yang kompetitif di kelas atas.

Kamera belakang juga mengalami peningkatan

Bagian kamera tidak kalah mencuri perhatian dari bocoran ini. Vivo X Fold6 disebut akan membawa kamera utama belakang 200MP, yang jelas menjadi peningkatan besar dan mengarah pada ambisi fotografi yang lebih tinggi.

Di sebelahnya, ada kamera telefoto periskop 50MP yang disiapkan untuk kebutuhan zoom dan pemotretan jarak jauh. Susunan ini menunjukkan bahwa kemampuan kamera tetap menjadi bagian penting dalam strategi Vivo untuk foldable barunya.

Masih ada satu sensor lain di antara dua kamera tersebut. Sensor itu disebut berukuran menengah dan diduga merupakan kamera ultrawide 50MP, sehingga konfigurasi belakangnya terlihat lebih lengkap.

Posisinya dibanding X Fold5

Sebagai gambaran, Vivo X Fold5 lebih dulu hadir di China pada Juni 2025. Model itu memakai Snapdragon 8 Gen 3, layar lipat 8,03 inci, dan layar penutup AMOLED 6,53 inci.

Kedua layar X Fold5 sudah mendukung refresh rate 120Hz dengan tingkat kecerahan puncak hingga 4.500 nits. Untuk kamera, perangkat itu membawa dua kamera selfie 20MP serta tiga kamera belakang 50MP + 50MP + 50MP.

Di sisi daya, X Fold5 memiliki baterai 6.000 mAh dengan pengisian 80W wired dan 40W wireless charging. Jika bocoran X Fold6 akurat, maka peningkatan paling terasa ada pada kapasitas baterai, kamera utama 200MP, dan penggunaan Dimensity 9500.

Sejauh ini, detail seperti konfigurasi memori, penyimpanan, harga, dan ketersediaan global belum terungkap. Namun arah pengembangan X Fold6 sudah cukup jelas, yakni menjadi ponsel lipat flagship dengan baterai ekstra besar, desain ramping, modul kamera bundar besar, dan fokus kuat pada performa serta fotografi.

Source: true-tech.net

Baca Juga

Back to top button