Sorotan di Moto3 Junior World Championship 2026 langsung mengarah ke Muhammad Kiandra Ramadhipa. Pebalap muda asal Sleman, Yogyakarta, itu memulai babak baru bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team dengan membawa nomor #32 dan Honda NSF250RW ke Sirkuit Barcelona-Catalunya.
Langkah naik kelas ini datang setelah Ramadhipa menunjukkan perkembangan yang kuat di Eropa. Ia masuk ke level yang lebih tinggi dengan modal hasil yang sudah membuktikan dirinya mampu bersaing di antara pebalap muda terbaik.
Barcelona menjadi tempat yang terasa akrab baginya. Di lintasan yang sama, Ramadhipa pernah meraih kemenangan tertinggi di ajang European Talent Cup pada musim lalu.
Pengalaman itu membuat seri pembuka di Catalunya punya nilai lebih dibanding sekadar awal musim. Di tempat yang sama, ia kini harus menyesuaikan diri dengan tantangan baru di kelas yang lebih ketat.
Musim lalu juga memberi bekal penting lain. Ramadhipa menutup European Talent Cup di posisi kelima klasemen akhir dengan dua kemenangan dan satu podium tambahan, lalu finis kedelapan di Red Bull Rookies Cup.
Catatan tersebut memperlihatkan konsistensi yang ia bangun sepanjang musim. Hasil itu pula yang mengantarkannya ke jenjang berikutnya dalam jalur pembinaan pebalap muda Honda.
Bagi Ramadhipa, keikutsertaan di Moto3 Junior World Championship 2026 menandai tahun kedua dirinya berkiprah di Eropa bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team. Perjalanan itu menjadi kelanjutan dari pembinaan berjenjang yang telah dijalani dalam beberapa musim terakhir.
Persiapan menuju musim baru juga sudah dilakukan sejak awal Maret. Ia menjalani winter camp, latihan fisik, dan sesi tes motor bersama tim di Valencia dan Barcelona.
Pendekatan itu menunjukkan bahwa tim tidak hanya mengandalkan modal hasil sebelumnya. Adaptasi fisik dan teknis dibangun lebih awal agar Ramadhipa datang ke seri pembuka dengan kesiapan yang matang.
Ajang yang kini ia ikuti sebelumnya dikenal sebagai FIM JuniorGP. Moto3 Junior World Championship menjadi salah satu jalur penting bagi pebalap muda untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.
Pada musim ini, kejuaraan berlangsung dalam tujuh putaran di berbagai sirkuit Eropa. Kalendernya mencakup Barcelona, Estoril, Jerez, Magny-Cours, Valencia, MotorLand Aragon, dan Misano.
Total ada 12 balapan sepanjang musim. Sebagian besar seri menghadirkan dua race dalam satu akhir pekan, sehingga konsistensi akan sangat menentukan hasil akhir.
Di Barcelona, Ramadhipa dijadwalkan menjalani latihan resmi pada Kamis dan Jumat. Kualifikasi berlangsung pada Sabtu, sebelum dua balapan utama digelar pada Minggu, masing-masing 14 lap.
Race pertama dimulai pukul 11.00 waktu setempat, sedangkan race kedua berlangsung pukul 14.00 waktu setempat. Jika dihitung ke WIB, jadwalnya jatuh pada pukul 16.00 dan 19.00.
Balapan pembuka ini juga dapat disaksikan langsung melalui YouTube FIM MotoJunior. Dari lintasan yang sudah pernah memberinya hasil besar, Ramadhipa kini bersiap membuka perjalanan baru dengan target berkembang dan tampil sedekat mungkin dengan podium.
Dari sisi pembinaan, AHM menilai langkah ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendorong talenta muda Indonesia. General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya berharap Ramadhipa terus berkembang, menikmati proses, dan memberi performa terbaik sepanjang musim.
Source: oto.detik.com




