Banyak Fitur Bermanfaat Di Kelas Rp5 Jutaan, Inilah 5 Laptop Ryzen 3 Andalan Pelajar 2026

Laptop Ryzen 3 masih punya tempat kuat di daftar belanja pelajar karena kebutuhan harian umumnya tidak menuntut performa berat. Untuk mengetik tugas, membuka banyak tab, ikut kelas daring, hingga editing ringan, kelas ini masih terasa masuk akal, apalagi banyak model murah kini sudah membawa fitur yang lebih modern.

Di kisaran harga Rp5-7 jutaan, pilihan yang muncul juga tidak lagi seadanya. Ada laptop dengan RAM LPDDR5, layar Full HD, SSD besar, sampai port USB-C full function yang membuat aktivitas belajar lebih praktis dibawa ke sekolah maupun kampus.

Kenapa Ryzen 3 masih relevan untuk pelajar

Bagi pelajar, laptop yang penting biasanya bukan yang paling kencang di angka spesifikasi, melainkan yang stabil saat dipakai menjalankan pekerjaan harian. Kombinasi seperti prosesor Ryzen 3, SSD, dan RAM 8 GB sudah cukup membantu saat membuka dokumen, presentasi, browser, dan aplikasi konferensi video secara bersamaan.

Itu sebabnya, laptop Ryzen 3 masih dilirik pada 2026. Desain yang tipis, bobot ringan, dan penyimpanan SSD besar membuat perangkat ini tetap nyaman dipakai mobilitas tinggi tanpa terasa merepotkan.

Pilihan yang paling menonjol di kelasnya

Asus Vivobook Go 14 menjadi salah satu opsi menarik untuk pelajar yang ingin membawa laptop dari merek besar. Perangkat ini umumnya dijual di kisaran Rp6 jutaan, punya bodi tipis, dan bobot sekitar 1,38 kg sehingga praktis untuk dibawa setiap hari.

Laptop ini memakai AMD Ryzen 3 7320U dan RAM 8 GB LPDDR5 5500 MHz. Kombinasi tersebut terasa responsif untuk membuka 5 sampai 10 tab Chrome, mengetik di Word, membuat presentasi di Canva, atau mengikuti meeting online.

Lenovo V14 Gen 4 juga layak dilihat saat kecepatan kerja jadi prioritas. Laptop ini menggunakan AMD Ryzen 3 7320U dan RAM 8 GB LPDDR5 5500 MHz, dengan skor Cinebench R23 multi-core sekitar 4.800 poin.

Performa itu mendukung multitasking dan aplikasi kantor ringan dengan lebih baik. Kekurangannya ada pada layar TN Full HD yang terasa biasa dibanding IPS, tetapi bobot sekitar 1,37 kg dan port yang lengkap, termasuk Ethernet RJ45, tetap memberi nilai tambah.

Selain performa, layar juga jadi pembeda

Acer Aspire Lite 14 menonjol lewat layar 14 inci IPS Full HD Plus yang nyaman untuk belajar cukup lama. Panel IPS membantu tampilan warna lebih akurat dan sudut pandang lebih luas, sehingga mata tidak cepat lelah saat dipakai membaca materi atau membuat tugas.

Laptop ini ditenagai AMD Ryzen 3 5300U dan mencatat skor Cinebench R23 multi-core sekitar 4.600 poin. Bobotnya sekitar 1,3 kg, sementara baterai 58 Wh diklaim bisa bertahan hingga 8 jam untuk pemakaian wajar.

SPC Style 3 juga membawa layar IPS Full HD, lalu dipasangkan dengan SSD 512 GB NVMe Gen 3. Dengan harga sekitar Rp5 jutaan, perangkat ini menjadi salah satu opsi paling terjangkau di daftar ini.

Laptop tersebut memakai AMD Ryzen 3 3200U dan RAM 8 GB DDR4 3200 MHz. Performanya cukup untuk tugas dasar, browsing, meeting online, dan menonton film, meski daya tahan baterainya hanya sekitar 3 sampai 5 jam.

Opsi yang beda karena bentuk dan fleksibilitas

Advan 360 Go menawarkan keunikan yang tidak dimiliki semua laptop murah. Engsel 360 derajat dan layar touchscreen membuatnya bisa dipakai dalam mode laptop, tenda, atau tablet sesuai kebutuhan belajar.

Laptop ini menggunakan AMD Ryzen 3 3200U, grafis Radeon Vega 3, dan RAM 8 GB DDR4. Skor Cinebench R23 multi-core berada di kisaran 1.700 poin, sehingga performanya memang bukan untuk beban berat, tetapi masih cukup untuk mengetik tugas, browsing, menonton film, dan presentasi.

Dari lima model tersebut, kebutuhan pelajar bisa dipilih sesuai prioritas masing-masing. Asus dan Acer cocok untuk yang mengutamakan mobilitas, Lenovo kuat saat multitasking jadi fokus, Advan menarik karena fleksibilitas layar, dan SPC Style 3 pas untuk budget ketat dengan layar bagus serta penyimpanan besar.

Source: yoursay.suara.com
Exit mobile version