Bantuan untuk warga yang terdampak kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat, terus bergerak dalam beberapa tahap agar kebutuhan paling mendesak bisa segera terpenuhi. Di tengah kondisi darurat, fokus utama diarahkan pada barang-barang yang langsung dipakai sehari-hari, mulai dari sandang, perlengkapan anak sekolah, hingga logistik pokok.
CT Arsa Foundation bersama Koarmada RI menjadi dua pihak yang ikut memperkuat penyaluran bantuan tersebut. Keduanya menyalurkan dukungan secara cepat ke lokasi pengungsian supaya warga tidak harus menunggu terlalu lama untuk mendapatkan kebutuhan dasar.
Sejumlah perlengkapan sekolah ikut masuk dalam paket bantuan, bersama handuk, perlengkapan sandang, paket sembako, makanan siap saji, dan kebutuhan khusus untuk balita. Dukungan ini disiapkan untuk menjawab situasi darurat yang dialami warga setelah kebakaran terjadi.
Head of Corporate Communications CT Arsa, Andra Lesmana, mengatakan pengiriman bantuan awal dilakukan dari Lapangan Jusuf Hamka, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu (3/6/2026). Ia menyebut tahap berikutnya juga mencakup sembako, dengan total ratusan paket makanan dan kebutuhan pokok yang sudah disiapkan untuk warga.
Andra menilai bantuan cepat seperti ini penting agar korban kebakaran bisa segera memperoleh kebutuhan dasar tanpa harus menunggu lama. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi menjadi faktor penting dalam penanganan pascabencana agar pemulihan warga terdampak berjalan lebih optimal.
Dari sisi distribusi lapangan, Koarmada RI menambah kekuatan lewat penyaluran alas tidur, tempat tidur, selimut, pampers untuk anak-anak, air mineral, air kemasan, dan sembako. Asisten Teritorial Laksma TNI Budi Mulyadi menyebut jumlah selimut yang dikirim mencapai sekitar 200 buah.
Budi mengatakan seluruh bantuan diarahkan langsung ke lokasi agar bisa segera dimanfaatkan para korban. Ia menambahkan bahwa penyaluran belum berhenti, karena Koarmada RI bersama elemen masyarakat lain dan PMI masih berkomitmen melanjutkan distribusi bantuan.
Bantuan logistik menjadi penopang awal bagi warga yang kehilangan kenyamanan hidup akibat kebakaran. Sinergi CT Arsa Foundation, Koarmada RI, dan unsur masyarakat lain menunjukkan respons cepat terhadap kebutuhan dasar para korban di Kemayoran.





