Bahasa Tiga Negara, Jembatan Utama Marc Klok Untuk Menjaga Persib Tetap Solid

Di Persib Bandung, Marc Klok tidak hanya dikenal lewat perannya sebagai kapten. Pengaruhnya juga muncul dari cara ia menjaga aliran permainan tetap stabil, sekaligus menjadi penghubung di ruang ganti dan di luar lapangan.

Peran itu terasa kuat saat Persib memastikan gelar juara lewat hasil imbang melawan Persijap Jepara. Klok memang absen karena akumulasi kartu kuning, tetapi namanya tetap lekat dalam momen yang mengantar Persib meraih hattrick juara Indonesia.

Di atas lapangan, Klok berfungsi sebagai pengatur tempo di lini tengah. Ia menghubungkan lini belakang dan depan, lalu kerap mengambil pelanggaran taktis untuk memutus serangan lawan.

Cara bermain seperti itu membuat kartu kuning menjadi bagian dari catatannya. Pada musim 2021/2022, ia mengumpulkan 11 kartu kuning dalam 27 pertandingan, sedangkan musim ini ia mencatat 7 kartu kuning dari 25 laga.

Meski begitu, catatan tersebut tidak membuatnya identik sebagai pemain kasar. Sepanjang kariernya di Persib, ia baru sekali menerima kartu merah, tepatnya pada musim 2024/2025.

Kontribusinya juga tidak selalu tampak lewat gol. Banyak yang menilai ritme permainan Persib lebih stabil karena ia hadir sebagai penghubung antarlini.

Pengaruh yang melampaui peluit akhir

Peran Klok tidak berhenti saat pertandingan usai. Di ruang ganti, tribun stadion, dan berbagai aktivitas di luar sepak bola, ia kerap muncul sebagai sosok yang membantu menjembatani banyak kepentingan.

Kemampuan berbahasanya sangat menunjang peran itu. Klok bisa berbahasa Belanda, Inggris, dan Indonesia, lalu memakainya untuk memperlancar komunikasi di dalam tim.

Ia dapat menyampaikan instruksi pelatih asing kepada pemain lokal dengan lebih mudah. Sebaliknya, ia juga membantu pemain asing memahami kultur sepak bola Indonesia yang berbeda dari Eropa.

Setelah berkarier di Indonesia, Klok bahkan mengambil kursus bahasa. Kini, ia percaya diri memakai bahasa Indonesia saat wawancara, jumpa pers, dan percakapan harian dengan pemain lokal.

Bahasa Belanda juga menjadi modal penting ketika ia berinteraksi dengan sesama pemain naturalisasi. Situasi itu kini ikut membantunya saat satu tim dengan Thom Haye dan Eliano Reijnders.

Dekat dengan bobotoh dan tidak jauh dari sorotan

Sebagai kapten, Klok juga pernah berada di garis depan ketika hubungan tim dan suporter memanas. Ia sempat maju untuk menenangkan bobotoh yang kecewa, lalu aktif mengajak dukungan positif melalui media sosial.

Pada laga penentuan juara, ia mendatangi tribun penonton dengan kacamata hitam andalannya dan jersey biru bernomor 23. Di hadapan bobotoh, ia mengangkat trofi tinggi-tinggi sebagai bagian dari perayaan bersama.

Ia pun menyampaikan ucapan untuk Persib, bobotoh, dan semua orang yang berhati biru dalam tiga bahasa sekaligus. Sikap itu menegaskan bahwa perjuangan panjang Persib layak dirayakan bersama para pendukungnya.

Karakternya sebagai pengatur ritme membuatnya kerap dibandingkan dengan Andrea Pirlo. Namun, Klok tidak mengidolakan Pirlo dan justru menyebut David Beckham sebagai patron utamanya.

Dari kritik menjadi pembuktian

Perjalanan Klok di Indonesia juga menyimpan fase yang tidak ringan. Ia pernah dijuluki “Money Klok” oleh penggemar yang kecewa, terutama setelah kepindahannya dari Persija Jakarta ke Persib Bandung dianggap oportunis.

Label itu kemudian berubah seiring prestasi yang ia persembahkan. Dari sebutan yang bernada kritik, Klok bertransformasi menjadi “Trophy Klok” lewat trofi yang ia bawa untuk Persib.

Klok lahir di Amsterdam pada 20 April 1993 dan kini berstatus pemain Persib Bandung serta Timnas Indonesia. Ia resmi menjadi warga negara Indonesia sejak 12 November 2020.

Bersama Timnas Indonesia, Klok sudah tampil 21 kali dan mencetak lima gol. Pengalaman bermain di Skotlandia hingga Bulgaria ikut membentuk pandangannya bahwa ia harus terus menyesuaikan diri, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Menyiapkan masa depan sejak masih aktif bermain

Di luar karier sepak bola, Klok juga membangun pijakan bisnis sejak lebih awal. Ia merambah media digital, real estate, hingga label mode MK, lalu terbaru membuka fasilitas olahraga padel di Bandung.

Ia juga mendirikan Marc Klok Foundation pada 2023. Yayasan itu bergerak membantu anak-anak Indonesia melalui pendidikan dan fasilitas olahraga.

Salah satu proyeknya adalah pembangunan Sekolah Luar Biasa Budi Mulia di Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Sekolah untuk anak berkebutuhan khusus itu dibangun dengan eco-bricks dari limbah plastik daur ulang.

Yayasan tersebut juga membangun lapangan sepak bola gratis di Cipinang Besar Utara, Jakarta. Di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Klok ikut membantu renovasi panti asuhan dan Madrasah Aliyah Nurussalamah yang rusak akibat gempa bumi.

Ia juga membantu memperbaiki ambulans milik Viking, kelompok suporter Persib Bandung, yang dipakai untuk kegiatan sosial dan pemulihan bencana alam. Bahkan, Klok menyumbangkan dua pasang sepatu yang pernah ia gunakan dalam laga resmi.

Source: www.kompas.id

Baca Juga

Back to top button