Argentina tidak sekadar menandai Lionel Messi dalam daftar sementara menuju Piala Dunia 2026. Langkah itu juga menunjukkan bahwa nama sang kapten masih berada di pusat rencana tim, meski turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko disebut-sebut bisa menjadi panggung terakhirnya bersama Albiceleste.
Sinyal itu muncul saat timnas Argentina merilis daftar awal berisi 55 pemain. Dari jumlah tersebut, pelatih Lionel Scaloni masih harus menyaringnya lagi menjadi 26 nama final, sehingga proses seleksi kali ini menjadi tahap penting bagi skuad juara bertahan.
Kehadiran Messi di dalam daftar tersebut langsung menyita perhatian publik. Statusnya sebagai pemain senior membuat setiap keputusan soal dirinya ikut menjadi sorotan besar, apalagi ada anggapan bahwa Piala Dunia kali ini bisa menjadi penampilan terakhirnya bersama Argentina.
Di sisi lain, Argentina tidak bergerak hanya dengan mengandalkan satu nama besar. Scaloni justru membuka banyak pilihan dengan menggabungkan pemain berpengalaman dan talenta muda yang sedang berkembang, sehingga komposisi tim terlihat sengaja dibuat luas sebelum pemangkasan akhir dilakukan.
Di lini depan, Messi berada satu daftar dengan Lautaro Martínez, Julián Álvarez, Nicolás González, Nicolás Paz, Franco Mastantuono, Claudio Echeverri, Gianluca Prestianni, dan Santiago Castro. Opsi serangan itu masih ditambah Mateo Pellegrino serta José Manuel López, yang membuat persaingan di sektor depan semakin ketat.
Kepadatan juga terlihat di lini tengah. Enzo Fernández, Alexis Mac Allister, Leandro Paredes, Guido Rodríguez, Alan Varela, Exequiel Fernández, Giovani Lo Celso, dan Thiago Almada masuk dalam deretan gelandang yang tersedia untuk Scaloni.
Sektor belakang pun tak kalah penuh. Argentina mencantumkan Nahuel Molina, Gonzalo Montiel, Nicolás Tagliafico, Nicolás Otamendi, Lisandro Martínez, Marcos Acuña, dan Leonardo Balerdi dalam daftar awal yang masih bisa berubah sebelum skuad final diumumkan.
Untuk posisi penjaga gawang, Argentina memasukkan Emiliano Martínez, Gerónimo Rulli, Juan Musso, Walter Benítez, Facundo Cambeses, dan Santiago Beltrán. Susunan ini menunjukkan bahwa Scaloni tetap menyiapkan kedalaman di semua lini, bukan hanya di area serang yang paling banyak menyedot perhatian.
Argentina datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara bertahan setelah menjuarai edisi 2022 di Qatar. Karena itu, daftar sementara ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya menjaga standar tim yang ingin mempertahankan gelar.
Masih ada ruang bagi perubahan karena daftar awal itu belum final. Argentina juga akan tampil di Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania saat Piala Dunia dimulai pada 11 Juni, sehingga fokus tim kini tertuju pada penyusunan komposisi terbaik dari 55 nama yang sudah dipanggil.
Source: sport.detik.com