Apple Masih Mencari Bahan Ideal Untuk iPhone Pro, Titanium Bisa Kembali Dipilih Lagi

Arah material bodi iPhone Pro tampaknya belum benar-benar mengerucut. Di satu sisi, Apple disebut sempat mempertimbangkan aluminium untuk alasan pembuangan panas, tetapi di sisi lain titanium belum sepenuhnya keluar dari rencana jangka panjang perusahaan.

Bocoran dari tipster Instant Digital di Weibo menyebut Apple masih membuka peluang memakai titanium lagi pada iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Yang dibahas bukan titanium seperti sebelumnya, melainkan versi yang sudah ditingkatkan agar lebih cocok untuk kebutuhan perangkat masa depan.

Fokus utama Apple saat ini disebut ada pada pencarian keseimbangan antara bobot ringan dan kemampuan melepas panas yang lebih baik. Itulah sebabnya perusahaan masih meneliti berbagai opsi material, termasuk kemungkinan meninggalkan aluminium pada generasi berikutnya.

Salah satu jalur yang disebut sedang dieksplorasi adalah liquid metal. Namun, material ini dinilai sangat sulit diproduksi massal dalam skala besar, sehingga belum tentu menjadi pilihan yang realistis untuk lini iPhone.

Titanium masih punya masalah klasik

Titanium sebenarnya bukan material baru bagi iPhone Pro. Apple sudah memakainya di iPhone 15 Pro sebagai material premium yang memberi kesan lebih ringan tanpa mengorbankan durabilitas.

Meski begitu, titanium punya kelemahan yang sulit diabaikan. Material ini lebih mahal diproduksi, lebih sulit diproses, dan kalah efisien dalam menghantarkan panas dibanding aluminium.

Di tengah meningkatnya performa smartphone, persoalan panas menjadi semakin penting. Dari sisi teknik, aluminium dinilai lebih unggul untuk manajemen termal, dan itu membuat perpindahan ke aluminium pada iPhone 17 Pro terdengar masuk akal.

Namun, langkah tersebut juga membawa konsekuensi pada citra produk. Titanium sudah terlanjur melekat sebagai bagian dari identitas premium iPhone Pro, sehingga keputusan untuk meninggalkannya bukan sekadar soal teknis.

Apa yang sedang dicari Apple

Bocoran yang beredar memberi gambaran bahwa Apple tidak hanya ingin kembali ke titanium, tetapi ingin mengubah karakter material itu. Perusahaan disebut sedang meneliti paduan titanium yang bisa memperbaiki pelepasan panas sambil tetap menjaga bobot perangkat serendah mungkin.

Jika masalah termal itu bisa diatasi, titanium kembali punya alasan kuat untuk dipakai di model Pro. Rasio kekuatan terhadap bobot yang baik tetap menjadi nilai jual utama material ini.

Laporan yang sama juga menyebut titanium masih berpeluang digunakan di perangkat ultra-tipis atau perangkat lipat. Alasannya tetap serupa, yaitu kombinasi kekuatan dan bobot yang menguntungkan untuk perangkat dengan desain yang lebih menuntut.

Belum dekat ke keputusan final

Meski rumor kembalinya titanium menarik perhatian, detail tentang iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max belum dijelaskan secara lengkap oleh Instant Digital. Artinya, belum ada kepastian bahwa perubahan material itu akan benar-benar masuk ke produk akhir.

Model iPhone 18 Pro dan Pro Max juga disebut baru akan meluncur pada September 2026 mengikuti jadwal Apple yang biasa. Dengan jarak waktu yang masih panjang, arah riset material itu masih bisa berubah sebelum keputusan final dibuat.

Untuk sekarang, kabar ini lebih tepat dibaca sebagai sinyal bahwa Apple belum puas dengan satu pilihan material saja. Perusahaan tampaknya masih mencari formula yang tidak memaksa pengguna memilih antara bodi ringan, kesan premium, dan pengelolaan panas yang efektif.

Source: www.techlusive.in
Exit mobile version