Banyak orang mengenal teh bunga telang karena warnanya yang biru pekat dan tampilan yang menarik saat diseduh. Namun, minuman ini juga mulai dilihat dari sisi lain, yaitu kandungan antioksidannya yang tinggi dan kaitannya dengan kesehatan kulit wajah dari dalam.
Perhatian itu muncul karena kulit wajah setiap hari berhadapan dengan sinar matahari, polusi, dan proses penuaan alami. Sejumlah temuan yang dikutip dari Healthline dan HealthShots menunjukkan bahwa konsumsi rutin teh bunga telang dapat membantu kulit tetap sehat dan tampak lebih segar.
Salah satu manfaat yang paling sering dikaitkan dengan teh bunga telang adalah dukungannya terhadap perlindungan kulit dari paparan sinar UV. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Survey in Fisheries Sciences menyebut antioksidan pada bunga telang bekerja menetralkan radikal bebas berbahaya akibat paparan matahari.
Radikal bebas diketahui dapat memicu kerusakan sel kulit dan mempercepat penuaan dini. Dengan bantuan antioksidan, kulit berpeluang lebih terlindungi dari efek tersebut sehingga tampilan kusam dan tanda cepat tua dapat ditekan secara alami.
Selain itu, teh bunga telang juga dikaitkan dengan kemampuan menjaga elastisitas kulit wajah. Efek ini berkaitan dengan kolagen, yaitu protein yang membantu kulit tetap kencang dan lentur.
Penelitian dalam Journal of Exercising Nutrition and Biochemistry menyebut sifat anti-glycation pada teh telang dapat menghambat proses glycation. Proses ini adalah reaksi kimia yang dapat merusak kolagen dan mempercepat penuaan, sehingga perlindungan terhadapnya menjadi penting untuk menjaga kulit tetap elastis.
Dari sisi kelembapan, teh telang disebut membantu mempertahankan hidrasi kulit. Kondisi kulit kering sering muncul saat cuaca tidak menentu dan lingkungan berubah, sehingga dukungan hidrasi dari dalam bisa terasa relevan.
Studi dari Vigyan Varta menyebut teh telang baik dalam menjaga hidrasi kulit. Bahkan, penelitian dalam jurnal Molecules menunjukkan ekstrak bunga telang mampu meningkatkan hidrasi kulit hingga 70 persen hanya dalam satu jam.
Manfaat lain yang ikut disorot adalah kemampuannya menenangkan kulit yang iritasi. Bagi pemilik kulit sensitif atau yang memiliki bekas jerawat, efek ini dinilai membantu saat kulit sedang meradang.
Pakar Ayurveda, Dr. Chanchal Sharma, menjelaskan bahwa teh biru ini efektif meredakan kemerahan dan membantu menyamarkan bintik-bintik hitam. Sifat anti-inflamasinya membuat kulit yang iritasi terasa lebih tenang dan pada kondisi tertentu dapat tampak lebih bersih serta cerah.
Teh bunga telang juga kerap dihubungkan dengan dukungan anti-aging. Studi di International Journal of Pharmaceutical Sciences mengonfirmasi bahwa konsentrasi antioksidan dalam bunga telang membantu menyehatkan kembali sel kulit.
Kandungan seperti kaempferol dan p-Coumaric acid disebut berperan melawan tanda-tanda penuaan. Asupan rutin dari dalam dapat memberi nutrisi yang membantu kulit terlihat lebih muda dan berseri.
Cara menyeduhnya pun cukup sederhana. Gunakan 1 sendok teh atau 2-4 kuntum bunga telang, lalu seduh dengan air panas selama 10-15 menit.
Jika ingin rasa yang lebih segar, es batu atau sedikit perasan jeruk nipis bisa ditambahkan. Perubahan warna teh menjadi ungu terjadi karena senyawa ternatins, yang membuat minuman ini tetap menarik untuk dilihat sekaligus dinikmati.
Meski umumnya aman dikonsumsi harian, ada kondisi tertentu yang tetap perlu diperhatikan. Bagi yang sedang hamil atau menyusui, konsultasi dengan dokter disarankan sebelum menjadikannya rutinitas.
Source: www.beautynesia.id