Aksi Jual 32 BTC Dari Strategy Memicu Tekanan Baru, Saham MSTR Kembali Terpukul

Tekanan di saham Strategy belum mereda meski penjualan Bitcoin yang diungkap perusahaan itu hanya 32 BTC dengan nilai sekitar $2,5 juta. Bagi pasar, langkah kecil tersebut tetap cukup untuk memicu aksi jual lanjutan karena perusahaan ini masih sangat lekat dengan pergerakan aset kripto terbesar di dunia.

Saham Strategy (MSTR) turun lebih dari 9% dan menutup perdagangan di $136,08. Dalam lima hari perdagangan terakhir, saham itu sudah melemah hampir 15% dan terkoreksi lebih dari 23% dalam sebulan, menandakan sentimen yang masih rapuh di tengah guncangan pasar kripto.

Di saat yang sama, Bitcoin juga berada di bawah tekanan berat. Aset kripto tersebut turun sekitar 5,8% dalam 24 jam terakhir dan terakhir berpindah tangan di $67.288, sehingga menambah beban bagi emiten yang memiliki eksposur besar ke aset digital.

Walau Michael Saylor sebelumnya sudah memberi sinyal mengenai penjualan itu, respons investor tetap negatif. Pasar tampak menafsirkan setiap aksi jual dari cadangan Bitcoin Strategy sebagai sinyal sensitif, meskipun jumlah yang dilepas sangat kecil dibanding total kepemilikan perusahaan yang bernilai lebih dari $56 miliar.

Target analis masih memberi ruang besar

Di tengah pelemahan harga saham, TD Cowen masih mempertahankan target harga $400 untuk MSTR. Level itu hampir 200% di atas harga saat ini, walau saham Strategy belum diperdagangkan setinggi itu sejak Agustus tahun lalu.

Namun jarak dari level puncak masih sangat lebar. Saham ini sekarang berada lebih dari 70% di bawah puncak 52 minggu di $457,22, yang menunjukkan betapa dalam tekanan yang sedang dihadapi pasar terhadap strategi akumulasi Bitcoin perusahaan.

Pelemahan Bitcoin ikut memperburuk sentimen itu. Harga aset digital tersebut masih lebih dari 46% di bawah rekor tertingginya di $126.080, sehingga saham-saham yang terkait erat dengan kripto ikut mudah terseret saat pasar utama melemah.

Efeknya merembet ke saham kripto lain

Tekanan tidak berhenti di Strategy. Saham Coinbase, bursa kripto besar di Amerika Serikat, turun lebih dari 4,5% pada Selasa dan berakhir di $173,99, setelah sepanjang tahun ini masih melemah lebih dari 23%.

Compass Point mempertahankan target harga $140 untuk COIN, yang berarti masih 19% di bawah harga perdagangannya saat ini. Kondisi itu menunjukkan bahwa bahkan pada saham yang tidak memegang Bitcoin secara langsung, sentimen pasar kripto tetap memberi tekanan besar.

Gelombang penurunan juga terasa pada sejumlah nama lain di sektor ini. BitMine Immersion Technologies (BMNR) turun 4,62% menjadi $17,98, sementara Sharplink (SBET) merosot 6,14% dan ditutup di $5,81.

Di kelompok lain, CleanSpark (CLSK) turun 6,5% ke $17,58. Fold (FLD) juga melemah 8,4% dan berakhir di $0,87, memperlihatkan bahwa tekanan pada Bitcoin masih menjadi faktor utama yang menyeret saham-saham bertema kripto.

Selama harga aset digital terbesar itu belum pulih, pasar tampaknya akan tetap menilai setiap langkah Strategy dengan sangat sensitif. Itulah yang membuat bahkan penjualan 32 BTC pun cukup untuk memicu gelombang jual baru di saham dan emiten kripto lainnya.

Baca Juga

Back to top button