AI Menggeser Pusat Permintaan Chip, TSMC Targetkan Pasar Global Bernilai $1,5 Triliun pada 2030

Lonjakan kebutuhan komputasi untuk kecerdasan buatan mulai mengubah arah industri semikonduktor. TSMC menilai pasar chip dunia sedang bergerak menuju skala yang jauh lebih besar, dengan nilai yang berpotensi menembus $1,5 triliun pada 2030.

Dorongan utamanya datang dari AI dan high-performance computing, yang diperkirakan menjadi pusat permintaan baru di industri ini. Dalam peta yang diproyeksikan TSMC, keduanya akan menyerap porsi terbesar pasar chip global, jauh melampaui segmen yang selama ini lebih dikenal luas oleh konsumen.

AI dan pusat data menggeser sumber permintaan

Perubahan besar ini menunjukkan bagaimana kebutuhan chip kini tidak lagi bertumpu terutama pada perangkat konsumen. Pusat data, server, akselerator, memori, penyimpanan, dan jaringan pendukung menjadi infrastruktur inti yang menopang pertumbuhan AI.

TSMC menilai agen AI juga makin dekat dengan kehidupan pengguna. Teknologi itu dipakai untuk menulis email, merencanakan perjalanan, mengedit gambar, membuat video, meneliti topik, hingga membantu pembuatan aplikasi.

Dalam presentasi perusahaan yang dikutip Reuters dari sebuah simposium teknologi, porsi AI dan high-performance computing diperkirakan mendekati 55 persen dari pasar chip global pada 2030. Angka itu menandakan perubahan besar dari pola lama, ketika perangkat seperti smartphone lebih dominan dalam mendorong permintaan.

Smartphone dan otomotif tetap besar, tetapi bukan penggerak utama

Di proyeksi yang sama, smartphone diperkirakan hanya menyumbang sekitar 20 persen pasar chip global pada 2030. Sementara itu, industri otomotif yang semakin bergantung pada chip untuk klaster digital kendaraan diperkirakan berada di kisaran 10 persen.

Komposisi ini memperlihatkan pergeseran pusat gravitasi industri semikonduktor. Bila sebelumnya ponsel menjadi salah satu penopang utama, kini pertumbuhan tampak lebih banyak ditarik oleh kebutuhan komputasi skala besar.

TSMC mempercepat kapasitas untuk menangkap peluang

Untuk menjawab lonjakan permintaan tersebut, TSMC disebut mempercepat ekspansi kapasitas manufakturnya pada 2026. Perusahaan juga berencana menyiapkan sembilan fase fasilitas fabrikasi wafer dan unit advanced packaging pada tahun ini.

Langkah itu penting karena pasar AI tidak hanya membutuhkan volume produksi yang besar. Permintaan juga menuntut kemampuan manufaktur yang lebih maju, terutama untuk chip berperforma tinggi dan kemasan canggih.

TSMC disebut akan meningkatkan kapasitas untuk chip 2nm dan SoC generasi berikutnya A16. Perusahaan memproyeksikan kedua teknologi itu akan tumbuh sangat cepat, dengan compounded annual growth rate sebesar 70 persen antara 2026 dan 2028.

Tekanan paling berat ada di kemasan chip canggih

Di sisi lain, kebutuhan pengemasan chip canggih ikut meningkat tajam. Teknologi Chip on Wafer on Substrate milik TSMC, yang digunakan dalam chip Nvidia untuk proses AI, diproyeksikan tumbuh lebih dari 80 persen per tahun pada 2027 dengan 2022 sebagai tahun dasar.

Permintaan wafer untuk AI accelerator juga disebut melesat sangat cepat. TSMC memperkirakan volumenya akan meningkat 11 kali lipat pada akhir tahun ini dibandingkan level 2022.

Tekanan dari lonjakan kebutuhan ini tidak berhenti di jalur produksi chip. Sejumlah laporan menyebut kebutuhan komputasi AI telah memicu kelangkaan komponen memori dan penyimpanan untuk laptop serta smartphone.

Pasar AI global masih memberi dorongan tambahan

Proyeksi TSMC sejalan dengan pertumbuhan pasar AI dunia yang terus menguat. Menurut laporan UN Trade and Development, nilai pasar AI global berada di level $189 miliar pada 2023.

Lembaga PBB itu memperkirakan pasar AI bisa mencapai $4,8 triliun pada 2033. Jika arah ini terwujud, kebutuhan terhadap semikonduktor berperforma tinggi akan ikut membesar dan mempertegas peran chip di balik ekspansi AI.

Hubungan antara AI dan chip kini semakin erat. Saat model AI berkembang, perusahaan perlu menambah infrastruktur komputasi, dan setiap lapisan di dalamnya bergantung pada pasokan semikonduktor yang kuat.

Dalam gambaran yang disusun TSMC, pasar chip global pada 2030 tidak lagi ditentukan terutama oleh perangkat konsumen. Pusat data, akselerator AI, dan komputasi performa tinggi kini tampak menjadi tulang punggung baru, sementara kapasitas produksi paling maju berubah menjadi aset yang semakin strategis.

Source: www.gadgets360.com
Exit mobile version