Adaptor 140 W Baru Terasa Bedanya di MSI Prestige 16 AI+, 65 W Gagal Mengejar Beban Berat

Bagi pengguna MSI Prestige 16 AI+, perbedaan antara adaptor 65 W dan 140 W terasa paling nyata bukan pada tenaga komputasi, melainkan pada kemampuan menjaga baterai tetap terisi ketika laptop sedang bekerja keras. Saat beban berat masuk, adaptor bawaan 65 W bisa kehilangan ruang gerak sampai pengisian daya berjalan sangat lambat, bahkan nyaris tidak bergerak.

Kondisi itu membuat kapasitas adaptor menjadi faktor penting untuk skenario pemakaian yang menuntut tenaga besar. Dalam penggunaan ringan, adaptor 65 W masih bisa menjalankan tugas dasarnya dengan baik, tetapi situasinya berubah ketika laptop dipaksa menjalankan beban berat sambil tetap tersambung ke listrik.

Selisih performa tidak jauh, tetapi perilaku isi daya berbeda

Pengujian menunjukkan bahwa peningkatan daya adaptor tidak otomatis mendorong lonjakan besar pada performa komputasi. Di CineBench R15 Multi-Thread, adaptor 65 W menghasilkan skor 2937, sedangkan adaptor 140 W mencatat 3033.

Selisihnya hanya sekitar 3 persen. Artinya, pada tes ini, adaptor yang lebih besar bukan penentu utama untuk mengejar performa murni.

Pola serupa juga terlihat di CineBench 2024 Multi-Thread. Dengan adaptor 65 W, skor berada di angka 980, sementara adaptor 140 W naik ke 1030.

Perbedaannya sekitar 5 persen. Angka ini kembali menegaskan bahwa nilai tambah adaptor yang lebih besar tidak terutama terletak pada performa komputasi, melainkan pada daya cadangan saat sistem tetap bekerja keras.

Saat beban berat aktif, pengisian baterai ikut tertahan

Perubahan paling mencolok muncul ketika Cyberpunk 2077 dijalankan. Dalam kondisi baterai berada di 56 persen, adaptor 65 W bawaan membuat persentase baterai bertahan di posisi yang sama.

Begitu adaptor diganti ke unit 140 W, pengisian daya baru berjalan dengan laju yang layak. Dari sini terlihat bahwa beban berat bisa menyerap hampir seluruh daya yang tersedia, sehingga sisa tenaga untuk mengisi baterai menjadi sangat kecil.

Cyberpunk 2077 sendiri disebut menarik daya lebih dari 60 W saat berjalan sendirian. Jika kebutuhan dayanya sudah setinggi itu, adaptor 65 W praktis tidak memiliki cadangan yang cukup untuk mengisi baterai secara efektif.

Adaptor yang lebih besar memberi ruang aman saat laptop tetap dipakai

Untuk pengguna yang sering menjalankan game atau perangkat lunak berat, adaptor 100 W dinilai lebih masuk akal. Alasannya sederhana, karena daya yang lebih besar memberi laju pengisian yang lebih andal ketika laptop tidak sedang diam, tetapi terus dipaksa bekerja keras.

Kapasitas adaptor yang lebih tinggi juga membantu menjaga baterai tetap terisi selama beban kerja berat berlangsung. Dengan begitu, pengguna tidak perlu terlalu khawatir baterai perlahan terkuras meski perangkat masih terhubung ke listrik.

65 W masih berguna untuk pemakaian harian

Meski begitu, adaptor 65 W bukan berarti tidak berguna. Untuk aktivitas harian yang tidak terlalu membebani sistem, adaptor bawaan tetap dapat menjalankan fungsi utamanya dengan baik.

Keunggulan lain dari adaptor 65 W ada pada portabilitas. Ukurannya yang lebih ringkas membuatnya lebih mudah dibawa saat bepergian dibanding adaptor yang lebih besar.

Pada akhirnya, temuan ini menunjukkan bahwa pada MSI Prestige 16 AI+, besar kecilnya adaptor lebih terasa pada kenyamanan pengisian daya daripada pada lonjakan performa komputasi. Untuk pemakaian ringan, adaptor 65 W masih memadai, tetapi untuk beban berat, daya yang lebih besar memberi ruang kerja yang jauh lebih aman bagi baterai.

Source: www.notebookcheck.net
Exit mobile version