Di tengah padatnya persaingan Eshark Rok Cup Indonesia 2026, Dewa United Motorsport justru mengunci status juara umum lebih cepat setelah putaran ketiga tuntas di Sentul International Karting Circuit, Bogor, Jawa Barat. Hasil itu langsung menempatkan mereka di puncak perebutan Team Champion dan menjadi sorotan terbesar dari seri yang berlangsung pada 16-17 Mei 2026.
Kunci keberhasilan itu muncul saat hampir semua kelas berlangsung dalam tensi tinggi. Sebanyak 69 pembalap nasional turun di lima kelas utama, sehingga tiap sesi dari heat sampai final berjalan rapat dan menuntut konsistensi penuh.
Komposisi peserta di tiap kelas juga menunjukkan betapa beratnya kompetisi kali ini. Entry Level hanya diikuti tiga pembalap, sedangkan Mini Rok dan Shifter 150 masing-masing menghadirkan 20 peserta. Junior Rok dan Senior Rok juga sama padat, dengan masing-masing enam dan 20 peserta.
Di tengah keramaian itulah Dewa United Motorsport memaksimalkan peluang. Abraham Benedict tampil dominan di Junior Rok dan memenangi Final A, sementara Romi Tahrizi memberi tambahan poin penting dari kelas Shifter lewat catatan tercepat di posisi pertama.
Kontribusi dua pembalap itu berdampak besar pada klasemen tim. Dewa United Motorsport pun mantap mengamankan gelar juara umum, sementara HDM menempati posisi kedua dan Neo Racing melengkapi tiga besar klasemen tim pada putaran ini.
Persaingan di kelas Junior Rok tidak hanya berhenti pada satu nama. Zavian Fabrizio Santoso dari Z&C Corp merebut posisi terdepan di Final B dan ikut membuat peta persaingan di kelas tersebut semakin ketat.
Kelas Senior Rok juga menyajikan hasil yang solid dari beberapa tim. Daffa AB dari HDM tampil konsisten dan merebut kemenangan di Final A, lalu Wishon Jade Mourinho meneruskan tren positif HDM dengan finis terdepan pada Final B.
Dari kelas Entry Level, Joe Yaptonaga dari Barcode Akuma Racing Squad keluar sebagai yang terbaik. Hasil itu menunjukkan bahwa kelas pemula pun tetap menyimpan persaingan terbuka dan memberi ruang bagi kejutan.
Mini Rok pun tidak kalah ramai. Jayden Gabriel Arya dari DSR Racing mengamankan kemenangan pada Final A, sedangkan Syabil Umar Basalamah finis kedua pada Final B dan ikut menambah ketat persaingan di kelas tersebut.
Salah satu nomor yang paling menyita perhatian tetap datang dari Shifter. Selain Romi Tahrizi, kategori Shifter Universitas juga menghadirkan Ravi Fahrezi dari Universitas Indonesia Motorsport sebagai pemenang baru, memperlihatkan bahwa persaingan tidak bertumpu pada satu tim saja.
Ade Satyaningtyas dari Eshark Motorsport menilai putaran ketiga berjalan memuaskan karena hampir semua kelas menampilkan kualitas terbaik. Ia juga menyoroti Mini Rok, Senior Rok, dan Shifter yang masing-masing diikuti hingga 20 peserta, serta perubahan pada Entry Level karena beberapa pembalap sudah naik kelas ke Mini Rok.
Perubahan komposisi itu membuat lanskap persaingan terus bergerak dan membuka kemungkinan formasi peserta yang lebih dinamis pada putaran berikutnya. Putaran keempat dijadwalkan berlangsung pada 27-28 Juni 2026, dan seri itu diperkirakan lebih ramai karena berbarengan dengan Asia Rok Cup Round 4 yang akan menghadirkan pembalap-pembalap Asia untuk memperebutkan tiket ke South Garda, Italia.





