4.000 Emoji Android Dirombak Total, Google Bikin Tampilan Lebih Hidup Dan Ekspresif

Perubahan visual besar sedang disiapkan Google untuk emoji Android. Hampir 4.000 ikon akan dirombak agar tampil lebih hidup, lebih detail, dan lebih ekspresif saat dipakai di ponsel.

Penyegaran ini jadi menarik karena emoji sudah menjadi bagian penting dari percakapan digital sehari-hari. Google menilai tampilan lama yang cenderung datar sudah saatnya disesuaikan dengan cara pengguna mengekspresikan diri sekarang.

Google memperkenalkan koleksi visual baru itu dalam acara The Android Show: I/O Edition pada Selasa (13/5/2026) dini hari WIB. Nama yang dipakai untuk pendekatan desain terbaru ini adalah Noto 3D.

Dibuat lebih berlapis dan terasa hidup

Dalam pembaruan tersebut, Google menambahkan kedalaman, shading, pencahayaan, dan tekstur ke ribuan emoji. Efek itu membuat ikon yang sebelumnya sederhana tampak lebih modern dan lebih “bernyawa” saat muncul di aplikasi chat maupun media sosial.

Proses penyempurnaan dilakukan secara manual untuk hampir seluruh katalog emoji Android. Google ingin hasil akhirnya terasa lebih kaya secara ekspresi dan tetap menyenangkan digunakan dalam komunikasi harian.

Gabby Williams, Product Marketing Android, menegaskan bahwa emoji sudah menjadi bagian penting dari cara orang berkomunikasi lewat smartphone. Ia menyebut miliaran emoji dikirim setiap hari, sehingga pembaruan desain ini dianggap relevan dengan kebiasaan pengguna saat ini.

Dalam presentasinya, Gabby juga menyinggung emoji favoritnya, Carl si kura-kura. Ia mengatakan Google menyempurnakan hampir 4.000 emoji secara manual agar sesuai dengan cara orang mengekspresikan diri.

Perbedaan visual yang paling mudah terlihat

Sejumlah contoh yang ditampilkan Google memperlihatkan perubahan yang cukup mencolok. Emoji semangkuk ramen kini memiliki tekstur mie, kuah, dan topping yang lebih jelas dibanding versi lama.

Emoji hewan seperti kura-kura juga terlihat lebih detail. Kulitnya tampak lebih menonjol dan pencahayaannya dibuat lebih natural, sehingga bentuknya terasa lebih dekat ke objek nyata.

Perubahan serupa hadir pada emoji hati, makanan, dan berbagai objek sehari-hari. Banyak di antaranya kini memiliki efek glossy dan dimensi yang memberi kesan tiga dimensi.

Bagi pengguna, pembaruan ini diperkirakan langsung terasa dalam percakapan rutin. Emoji yang lebih rinci bisa membantu menyampaikan emosi, suasana, atau reaksi dengan lebih jelas secara visual.

Bukan hanya menambah emoji baru

Langkah Google ini tidak berhenti pada kehadiran emoji baru dari Unicode 17.0. Perusahaan juga merombak keseluruhan katalog emoji Android agar tampil lebih konsisten di berbagai layanannya.

Fokus tersebut menunjukkan bahwa Google tidak hanya mengejar jumlah emoji. Perusahaan juga ingin menyamakan pengalaman visual saat pengguna berpindah dari satu aplikasi Google ke aplikasi lain.

Sejumlah pengamat menilai tampilan anyar ini membuat emoji Android semakin mendekati gaya emoji di iPhone yang selama ini dianggap lebih ekspresif. Meski begitu, Google menegaskan desain baru tersebut tetap membawa identitas khas Android lewat pendekatan visual Noto 3D.

Dengan kata lain, Google tidak meninggalkan ciri desainnya sendiri. Perusahaan justru berupaya menghadirkan emoji yang lebih kaya secara visual tanpa melepaskan karakter yang sudah melekat pada ekosistem Android.

Mulai hadir di perangkat Android akhir tahun ini

Google menyebut emoji Noto 3D akan mulai tersedia di perangkat Android pada akhir tahun ini. Distribusi awal akan dimulai dari lini Pixel sebelum meluas ke perangkat dan layanan lain.

Gabby Williams mengatakan desain emoji baru itu juga akan hadir di berbagai aplikasi populer milik Google. Beberapa yang disebut adalah Gboard, YouTube, dan Gmail.

Untuk pengguna Android non-Pixel, kehadirannya diperkirakan menyusul secara bertahap. Distribusi kemungkinan dilakukan melalui pembaruan sistem maupun Google Play Services.

Dengan skala perubahan yang menyentuh hampir 4.000 emoji, pembaruan ini menjadi salah satu penyegaran visual terbesar di Android. Dampaknya akan terasa di banyak percakapan digital yang setiap hari mengandalkan emoji sebagai bagian dari komunikasi.

Source: inet.detik.com
Exit mobile version